Cara Mempercepat Kinerja Windows XP

Betapa menjengkelkan ketika komputer yang kita gunakan tidak bekerja maksimal. Bahkan untuk melakukan booting saja kita diminta untuk menunggu beberapa waktu. Secara default Windows memang telah menyuguhkan settingan standart yang cukup koomplit, sehingga user cukup mudah ketika melakukan penambahan-penambahan instalasi program baru. Tetapi hal ini menjadikan waktu yang digunakan akan sedikit lebih lama. Pada saat booting misalnya; beberapa program tambahan secara default ikut terbaca, sehingga menjadikan komputer kita kelihatan lelet untuk sampai pada dekstop awal. Mengapa demikian? Ini karena pada saat star-up windows membaca file-fle short cut program yang telah terinstall. Begitu juga pada saat shut down. Namun, windows juga tidak mengunci systemnya denga paten, sehingga user memiliki ruang yang cukup leluasa untuk melakukan setting komputernya sesuai dengan kebutuhannya. Nah untuk mempercepat kinerja, kita memerlukan sedikit ketelatenan untuk melakukan setting beberapa service yang disuguhkan oleh windows. Keberhasilan kita melakukan setting ini (tentunya sesuai kebutuhan) akan mempercepat kinerja komputer kita. Berikut adalah sedikit tips & triks dalam melakukan setting windows yang mungkin berguna bagi anda yang ingin mempercepat laju kerja komputer. Sebelum, melakukan setting ini, anda harus sedikit hati-hati agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat system windows komputer anda mengalami error atau bahkan rusak. Tips ini adalah tips yang sering saya lakukan pada saat melakukan instalasi windows XP, karena kebetulan sering bongkar pasang komputer.

1. Setelah instalasi Windows selesai, biasanya akan muncul windows XP tour. Matikan tour ini agar pada saat restart atau booting ulang nanti tidak muncul kembali. Windows XP tour ini biasanya akan muncul di system tray. Untuk mematikan klik ganda Windows XP tour tersebut agar membuka, lalu lakukan pilihan setting agar tidak muncul kembali.
2. Edit settingan start menu untuk mempermudah melakukan setting-setting selanjutnya. Klik kanan pada taksbar, lalu pilih menu start menu. Disitu akan muncul program-program apa saja yang akan kita munculkan atau hide dari starmenu. Pilih program yang kita butuhkan saja untuk memperingan kerja saat membuka start menu nantinya
3. Buka control panel dan pilih system. Atau dengan cara klik kanan pada my computer lalu pilih propertis. Melalui menu system ini kita dapat melakukan beberapa setting yang kan mempercepat kinerja komputer:

a. Setelah system propertis terbuka, pilih menu advance.
- Editlah perfomance dengan membuka setting pada performance. Ada 2 menu yang muncul yaitu Visual effect dan advance. Pilih visual effect untuk melakukan settingan tampilan menu-menu windows nantinya. Di sini kita disuguhi beberapa pilihan yang data kita edit secara manual amaupun automatic. Namun saya lemih suka memilih adjust best perfomance yang akan digunakan. Setelah itu kita langsung klik menu anvance untuk melakukan setting virtual memory. Virtual memory ini akan sangat membantu komputer nantinya dalam bekerja (apalagi jika memory yang kita miliki cukup minim). Klik menu change pada virtual memory, lalu kita set virtual memorynya pada drive yang kita inginkan (alangkah baiknya jika drive tersebut bukan yang ditempati sytem windows). Settinglah pada minimum 2 kali dari besar Ram yang kita gunakan dan pada kotak maksimum isi dengan 2 kali jumlah yang kta isikan pada kotak minimum. Lalu set dan ketik klik OK.
- Masih di menu anvance, pilih setting pada start up & Recovery. Isikan angka 0 pada kedua pilihan time to display, agar booting ke windows nantinya tidak perlu menunggu beberapa detik. (setting defaultnya adalah 30 detik)
- Setelah itu bukalah environment variable. Editlah letak file temp menjadi C:\Windows\Temp pada kedua setingan letak file temp.
b. Pilih system restore, lalu non aktifkan. Kita dapat tidak menggunakan system restore jika kita tidak memerlukanya. Tidak aktifnya system restore akan memperingan kinerja komputer kita nantinya.
c. Pilih automatic update lalu buanglah cek list pada keep my computer update. Hal ini agar komputer kita tidak melaukan update windows sendiri, selain akan menjadikan komputer kita lebih ringan kerjanya juga apabila kita terhubung ke internet kita tidak memakan bandwith yang tidak disengaja.

4. Pindahkan tempat My document bersarang. Secara default folder My document bersarang di drive tempat system windows terinstall, lebih tepatnya di document and setting. Pemindahan temat my dodument akan memperingan kinerja windows karena document-doment yang kita simpan tidak lang terbaca oleh windows saat loading. Caranya cukup dengan klik kanan my document, lalu pilih properties. Setelah jendela properties muncul pilih tab target, lalu isi dengan nama drive baru (contoh D:\My Document) kemudian klik aply dan OK. Sekarang My Document telah berpidah posisi di tempat lain.
5. Edit Star up. Di star up inilah program akan diloading pertama kali pada saat membuka windows. Sehingga loading windows akan sedikit memakan waktu. Untuk memperingan kita dapat melakukan edit ini dengan mendisable program-program yang tidak kita butuhkan di star-up.
6. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable. (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.
Cara mendisable service tersebut adalah:
1. Klik start>Run>ketik “services.msc”
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi ‘Disable”
Berikut adalah beberapa daftar service yang dapat anda atur atau bahkan anda dsable. Klik di sini

7. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.
1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
6. Klik ‘Ok’

8. Lakukan edit registry.
Semua system kerja program komputer berbasis Windows akan membutuhkan file-file registri. Di registry inilah settingan-setingan program tersebut berada. Namun untuk melakukan edit settingan registri memerlukan kehati-hatian dan kecermatan. Kesalahan dalam memasukan setting akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kerja windows komputer kita. Kita dapat melakukanya dengan membuka registri editor melaui menu run pada start menu dengan mengetikan regedit lalu klik ok, kita akan dibawa ke ruang utak-atik registri. Silahkan Unduh di sini trik edit registri yang dapat memandu anda melakukan setting.
9. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”

10. Booting lebih cepat dengan mengurangi beban Font.
Quote:
Setiap kali windows booting selalu melakukan loading font-font yg terdaftar di windows. Jika anda bukan desainer grafik, tentu saja ngggak semua font itu digunakan. Saran saya adalah memindahkan font-font di folder lain.1. Bikin foler baru2. Masuk ke “Fonts” di Control Panel.3. Sorot group font yg akan di pindah.4. Pindahkan ke folder yg baru, atau untuk mudahnya klik kanan lalu pindahkan ke My Documents.5. Reboot, jika anda membutuhkan font yg telah dipindahkan tadi, caranya copy dan paste ke directory font yg lama.

11. Windows XP Icon Cache

Quote:
Seberapa banyak diantara rekan-rekan yg mengalami icon lag ketika mengunakan windows? Icon-icon yg ada di desktop serasa lama sekali untuk muncul. Jangan kuatir jika anda mengalami hal ini. Icon di desktop mengunakan cache, dan ketika cache sudah menumpuk maka access dari desktop ke icon terasa sangat lambat apa yg perlu dilakukan? Silahkan delet atau hapus Iconchace.db yg ada di directory (/Documents) dan di (Settings/Username/Local Settings/Application Data). Ketika anda mendelete seketika itu juga windows akan bikin yg baru. dan yg pasti icon cache yg baru lebih ‘enteng’ bagi windows.*pastikan opsi show hidden files and folder diaktifkan sebelum mendelete iconcache.db

12. Manager\Memory Management
Quote:
1.DisablePagingExecutive -dobel klik masukan desimal 1 -point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.2.LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1- - tweak inimengijinkan kernel windows jalan di memory.

13. Mempercepat Loading Program
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

14. Bersihkan file temp setelah instalasi
Untuk membersihakan file-file temp sebenarnya sangat mudah. Anda dapat melakukanya secara manual maupun menggunakan software. Selain program bawaan Windows, untuk yang pingin praktis beberapa software yang dapat anda download dan gunakan secara mudah antara lain: Beclean1.40 (part 1, Part2), yang dapat membersihkan file-file temp dan juga clea Drive, atau juga bias menggunakan tune up utility yang lain.

15. Setting secara Optimal PC anda. Untuk mempercepat kinerja Komputer, tidak hanya dibutuhkan kemampuan utak-atik system windows, tetapi juga setting yang lain dan juga tergantung pada penggunaan perangkat yang kita gunakan. Untuk panduan lebih lengkap optimalisasi PC silahkan klik di sini

Trik tersebut tidaklah baku, tapi dapat anda modifikasi sendiri sesuai kebutuhan dan pengetahuan anda. Karena tutorial ini memang dibutuhkan untuk tujuan belajar.

Baca Juga: